Pemotongan Dana Siltap, Hasil Kesepakatan Bersama, Digunakan Untuk Bayar Gaji Staf - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Pemotongan Dana Siltap, Hasil Kesepakatan Bersama, Digunakan Untuk Bayar Gaji Staf

Foto bersama usai kegiatan (Foto: Ist)

Sulut24.com - Minut, Hukum Tua Desa Nain Satu Kecamatan Wori Masye Soeroegalang mengatakan pemotongan dana siltap setiap perangkat desa adalah hasil musyawarah perangkat desa yang dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani oleh Hukum Tua bersama BPD dan perangkat desa.

"Pemotongan dana siltap ini adalah kesepakatan bersama  yang dituangkan dalam berita acara," tegas Hukum Tua Masye Soeroegalang.

Menurutnya pemotongan  dana ini bukan kebijakan sepihak dari Hukum Tua , tetapi  kesepakatan bersama, yang di manfaatkan untuk membayar gaji para staf.

"Hukum Tua tidak ada keuntungan sepeserpun dalam pemotongan dana siltap, sebab dana ini  semuanya digunakan untuk membayar gaji para staf kantor desa," ujar Hukum Tua Masye.

"Didesa Nain Satu ada 11 staf  perangkat tambah 3 Linmas dan puji Tuhan,  mereka semua sudah menerimah gaji," ungkap Hukum Tua Masye.

Sementara itu Hukum Tua Desa Nain Satu Masye Soeroegalang bersama puluhan Perangkat Desa dan BPD, Rabu (03-01-2021) sekita pukull 13:45 Wita telah berkunjung ke Kantor DPRD Minut.

Kehadiran mereka di Kantor DPRD Minut sehubungan dengan panggilan hearing Komisi I DPRD Minut. Namun hearing ini gagal dilakukan karena sehubungan hearing Komisi I DPRD Minut sesuai jadwal sudah dilakukan Selasa (2-2-2021) kemarin.

"Ini hanya miskomunikasi soalnya kami dapat informasi hearing dengan Komisi I DPRD Minut hanya dari media sosial Facebook dan informasi WA dari Pak Camat Wori nanti muncul jam 2 sore, kemudian ditambah perjalanan kami yang harus melewati lautan," tutup Hukum Tua Masye. (Joyke)