Prof Moutang Bantah Isu Keterkaitannya Dengan Dugaan Korupsi Kuliah Jarak Jauh Mahasiswa Papua - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

 

Advertisement



Prof Moutang Bantah Isu Keterkaitannya Dengan Dugaan Korupsi Kuliah Jarak Jauh Mahasiswa Papua

Prof. DR. Theo Moutang (Foto: Ist)


Sulut24.com -Tondano,  Bola panas kasus dugaan korupsi dan penipuan ijasah terhadap ratusan Mahasiswa Papua terus menggelinding.

Saling lempar bola mulai terasa. Lebih parah lagi petinggi UNIMA yang ikut menikmati uang berbandrol milyaran rupiah tersebut, saat ini terkesan mulai cuci tangan.

Mantan Direktur Program Sarjana Keguruan dan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) UNIMA  Prof. DR. Theo Moutang membantah keras isu yang menyebutkan bahwa dirinya terlibat dalam dugaan  kasus penipuan ijazah dan korupsi, yang berbandrol Rp. 14 Milyar tersebut.

"Saya dipanggil oleh penyidik kejaksaan Serui (red kamis 04-02-2021) yang lalu,  hanya kapasitas sebagai Dekan FIK dan bukan sebagai mantan Direktur PSKGJ," ucap Prof Moutang

Prof Moutang mengatakan yang bertangggung jawab penuh persoalan ijasah dan dugaan korupsi yang terjadi di kabupaten Yapen adalah Direktur PSKGJ periode disaat itu

"Kasus ini berembus Thn 2015 dan dirinya disaat itu tidak lagi sebagai Direktur PSKGJ tetapi sudah menjadi Dekan FIK dan Direktur PSKGJ saat itu sudah Ibu Prof Vivi Wantah," ucap Prof Moutang.

Prof Moutang ketika ditanya pemeriksaan terhadap dirinya oleh tim penyidik Kejari Serui..?

"Sebenarnya saya dipanggil oleh penyidik kejaksaan serui untuk di periksa di Manado, namun karena saya berhalangan sakit, sehingga saya tidak bisa hadir dan saya sudah memenuhi panggilan kejaksaan serui pada minggu yang lalu," ucap Prof Moutang. (Joyke)


Advertisement





 

Advertisement