Bupati JG Buka Kembali Objek Wisata Pantai Liktim - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Bupati JG Buka Kembali Objek Wisata Pantai Liktim

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda (Foto: Ist)

Sulut24.com, MINUT - Upaya pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 berdampak pada penutupan sementara lokasi wisata pantai di 3 (tiga) desa yang berada dikecamatan Likupang Timur (Liktim).

Ketiga desa pantai wisata Liktim tersebut yaitu, Pantai Paal Marinsow, Pantai Tanjung Pulisan Desa Pulisan, dan Pantai Kinunang di Desa Kinunang.

Penutupan sementara lokasi wisata pantai yang selalu ramai dikunjungi masyarakat dari luar Minut pada setiap akhir pekan dan hari libur ini tentu membawa dampak pada perekonomian masyarakat sekitar.

Namun hal ini rupanya tak akan berlangsung lama. Pasalnya, lokasi wisata pantai di Liktim ini bakal kembali dibuka lagi seiring akan digelarnya Event Duathlon Likupang pada 03 April 2021 mendatang

"Silahkan pemerintah masing-masing desa buka kembali wisata pantai yang ada, agar dapat menunjang zona ekowisata dan kembali membuka lapangan kerja dan PAD," kata top eksektif Minut ini usai melakukan gowes bareng bersama para Ganeral Manager hotel ternama di Sulawesi Utara akhir pekan kemarin.

Namun, karena saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, orang nomor satu di Minahasa Utara ini memberi nasehat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

"Ingat, pandemi Covid-19 belum musnah. Jadi walaupun kita di pantai, tetap disiplin Prokes. Tetap pakai masker, jaga jarak dan hindari sentuhan dengan orang lain sebisa mungkin," tandasnya.

Mendengar langsung penyampaian Bupati Minut, Hukumtua Pulisan Sjiane Markus, Hukumtua Desa Marinsow, Gabriel Tamasengge, dan Hukumtua Kinunang Nicodemus Oleh menyambut gembira keputusan Bupati Joune Ganda.

Pasalnya, sejak Pantai Paal di Marinsow ditutup, banyak masyarakat setempat kehilangan penghasilan.

"Terima kasih kami ucapkan kepada Pak Bupati Minut telah membuka kembali Pantai Paal. Tinggal kami dan pererangkat desa saja yang akan berbenah untuk kembali ke lokasi yang ada. Namun Pak Bupati mengingatkan, agar jangan dulu ada hiruk-pikuk dan sound sistem serta pengeras suara, saat berada dipantai," ujar ketiganya kompak.

Sementara, Camat Liktim Debby Wahiu, SE tak kalah gembira mendengar penyampaian Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, SE.

"Keputusan Pak Bupati mencabut larangan, adalah sikap yang tepat. Ketiga desa ini adalah bagian penting dari planing Minut zona Ekowisata Minut. Dengan dibukanya kembali pantai ini pengunjung pasti membludak. Tapi kami sebagai tuan rumah meminta, agar pengunjung bersabar sedikit, sebab kami harus membenahi kepanitiaan dan kordinasi yang rapih. Mudah-mudahan minggu depan semua sudah normal," tutup Wahiu. (Joyke)