Kemendes PDTT Jalin Kerja Sama Dengan UNIMA - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Kemendes PDTT Jalin Kerja Sama Dengan UNIMA

Situasi usai penandatanganan nota kesepahaman (Foto: Ist)

Sulut24.com, TONDANO - Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) saat ini menjalin kerja sama dengan Universitas Negeri Manado (UNIMA) untuk mendukung percepatan pembangunan desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi.

Dalam nota kesepahaman ini Kemendes PDTT dengan Civitas UNIMA melakukan kerja sama dalam upaya pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta penataan dan pengembangan kebijakan serta program pemberdayaan masyarakat.

Dengan adanya program "Kampus Merdeka Project Desa" Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi  Abdul Halim Iskandar yang hadir secara virtual pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya ingin mengintensifkan sinergitas antara Kemendes PDTT dengan perguruan tinggi yang posisinya menjadi sangat strategis.

"Karena harus mempertemukan dua kepentingan yaitu bagaimana desa memiliki kemandirian dengan suplemen dana desa, namun di sisi lain sumber daya yang ada di desa masih sangat bervariasi," kata dia.

Untuk itu, Ia sekarang sedang mempersiapkan Peraturan Menteri Desa Skala Prioritas Penggunaan Dana Desa 2021 yang dapat mengakomodasi dua kepentingan tersebut.

Menurut Iskandar, peran perguruan tinggi yang diharapkan khususnya melalui kegiatan kemahasiswaan seperti KKN Tematik dan turun langsungnya para ahli atau pakar ke desa, dimana para dosen langsung memberikan pendampingan ke desa.

Sementara itu Rektor UNIMA Prof DR. Deitje Katuuk, melalui Ketua LPPM UNIMA DR. Rymond Rumampuk menyebutkan ada dua kegiatan sekaligus yakni dalam rangka program Kampus Merdeka dan realisasi kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Desa PDTT serta dengan universitas yang melaksanakan perpanjangan nota kesepahaman.

"Kampus merdeka untuk desa adalah realisasi dari kerja sama yang telah kami sampaikan sekaligus instruksi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang kurikulum merdeka belajar," kata DR. Rymond Rumampuk

Melalui program Kampus Merdeka, menurut DR. Rymond Rumampuk mahasiswa memiliki kesempatan selama tiga semester untuk belajar diluar kampus antara lain di kawasan perdesaan.

Hadir dalam kegiatan live streaming zoom dengan Kemendes PDTT  yakni  Pembantu Rektor IV UNIMA Prof DR. Noldy Palenkahu, Ketua LPPM UNIMA DR. Rymond Rumampuk MSi dan Humas UNIMA Titof Tulaka 

Sementara itu live streaming zoom dengan Kemendes PDTT tersebut dilakukan rabu (3//3/2021) yang di pusatkan di Gedung LPPM UNIMA. (Joyke)