Rumampuk: Ini Bagian Kerja Sama UNIMA Dengan Kemendes PDTT, UNIMA Turunkan Ribuan Mahasiswa KKN - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Rumampuk: Ini Bagian Kerja Sama UNIMA Dengan Kemendes PDTT, UNIMA Turunkan Ribuan Mahasiswa KKN

Ketua LPPM UNIMA  Dr. Rymond Rumampuk (Foto: Ist)

Sulut24.com, TONDANO - Universitas Negeri Manado (UNIMA) melepas mahasiswanya untuk menjalankan program KKN tematik Covid-19, merdeka belajar dan kampus merdeka, yang digaungkan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Lebih dari 2.000 mahasiswa KKN UNIMA ini tersebar dihampir semua Kabupaten/Kota se Sulut. Ribuan Mahasiswa KKN UNIMA ini dilepas langsung oleh Rektor UNIMA Prof Dr. Deitje Katuuk MPd melalui Pembantu  Rektor I Bidang Akademik Prof DR. Urbanus Naharia yang didampingi Ketua LPPM UNIMA  Dr. Rymond Rumampuk beserta jajarannya yang dilakukan secara daring Senin (14/03/2021)

Sementara itu Hadir dalam acara pelepasan Mahasiswa KKN  tersebut hanya beberapa perwakilan mahasiswa  yang diperbolehkan datang ke kampus untuk mengikuti upacara pelepasan secara daring..

Untuk diketahui, KKN merupakan kegiatan akademik perguruan tinggi yang dimanifestasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan secara integrasi.

Ketua LPPM UNIMA Dr. Rymond Rumampuk MSi mengatakan Kegiatan KKN  Mahasiswa UNIMA ini dibagi dua dimana Mahasiswa yang melaksanakan  KKN di wilayah Sulut disebut reguler sedangkan di luar wilayah Sulut disebut Merdeka Belajar.

"Untuk di wilayah sulut mereka melaksanakan KKN selama 2 bulan sedangkan di luar wilayah sulut, mereka melaksanakan KKN selama satu semester atau enam bulan yang namanya Merdeka Belajar," ujar Dr. Rymond Rumampuk.

Dr. Rymond Rumampuk mengatakan pelaksanaan KKN Mahasiswa UNIMA di awasi langsung oleh dosen pendamping dan juga ada Koordinatornya dimasing- masing wilayah Kabupaten/Kota.

"Ini juga salah bagian untuk menindaklanjuti kerja sama antara UNIMA dan Kemendes PDTT dalam hal pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta penataan dan pengembangan kebijakan serta program pemberdayaan masyarakat desa," ujar Dr.  Rymond Rumampuk.

Dr. Rymond Rumampuk menegaskan setelah mengikuti kegiatan KKN, para mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman dan keterampilan. (Joyke)