Nikmati Listrik Hanya 4 Jam, Warga Kahakitang Dambakan Layanan Maksimal - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Nikmati Listrik Hanya 4 Jam, Warga Kahakitang Dambakan Layanan Maksimal

Pulau Kahakitang (Foto: Ist)

Sulut24.com, SANGIHE - Layanan Listrik bagi warga di sejumlah gugusan pulau di Kepulauan Sangihe kembali mencuat ketika warga pulau Kahakitang Kecamatan Tatoareng mengeluhkan layanan listrik yang selama ini hanya dinikmati selama empat jam.

Ketika bersua dengan Sulut24.com di Kahakitang, Rabu (26/5), warga Kampung Dalako Bembanehe, Evemia Selung menyatakan, selama bertahun - tahun warga pulau Kahakitang hanya bisa menikmati listrik selama empat jam. "Torang hanya bisa menikmati listrik dari jam 6 sore hingga 10 malam, selebihnya gelap gulita," ungkap Selung.

Menurutnya, warga Kahakitang cukup mengalami kesulitan dengan keadaan listrik yang selama ini dinilai jauh dari perhatian pemerintah.

Evemia Selung juga mengungkapkan, akibat listrik yang hanya empat jam, warga pulau yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan sangat kesulitan membuat atau menyediakan Es Balok untuk kepentingan pengawetan ikan.

"Nelayan Kahakitang harus rela mengeluarkan cost extra untuk mencari dan membeli Es ke Tahuna atau Tamako," ungkapnya seraya meminta perhatian khusus dari pemerintah baik pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten maupun PT. PLN (Persero) untuk lebih peduli kebutuhan warga kepulauan.

"Prioritas pembangunan saat ini kan ditujukan ke wilayah - wilayah perbatasan dan kepulauan dan itu kami disini. Seharusnya, masalah listrik juga menjadi prioritas," tegas warga.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Tahuna, Mulke Tumanken dimintai tanggapannya membenarkan kondisi kelistrikan diwilayah pulau  - pulau yang belum optimal. Namun, kata Tumanken, tanggung jawab terhadap layanan listrik diwilayah pulau - pulau ada ditangan Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Sulawesi Utara.

Sayangnya, pihak UP2K Sulut hingga berita ini tayang belum berhasil dimintai konfirmasi.(Johan)