Alisya Dapat Kado Kursi Roda, Irwan Bersama Poros Baru Terus Berbagi Kasih - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas


Advertisement

Alisya Dapat Kado Kursi Roda, Irwan Bersama Poros Baru Terus Berbagi Kasih

 Alisya dan orang tuanya foto bersama dengan tim Poros Baru (Foto: Dok Poros Baru)

Sulut24.com, MALA - Meski sudah di penghujung tahun dengan giat yang padat, namun program peduli dan berbagi kasih Irwan Hasan (Keluarga Hasan-Mononimbar) tetap bergulir. Rabu (29/12/2021) pukul 10.00 Wita, Irwan Hasan menyerahkan kursi roda untuk Alisya Agreise Berkati di desa Mala, Kecamatan Melonguane. 

Kursi roda sebagai kado Tahun Baru untuk Alisya tersebut, diantar tim Poros Baru Porodisa. Tim Poros Baru yang dipimpin Charles Edah yang didampingi Jon Mangamba, disambut riang oleh Alisya bersama ayahnya. Alisya tampak gembira begitu duduk di kursi roda.

Gadis kecil disabilitas tersebut semakin riang ketika dia sudah duduk di kursi roda. Sejak kecil dengan fisik yang tidak dapat berjalan, Alisya yang kini berusia 8 tahun belum punya kursi roda. "Terima kasih," ucap Alisya seraya duduk dan terus sumringah. 

Penyerahan kursi roda untuk Alisya pandu personil senior Poros Baru Porodisa, Harjono Bowonseet. Ayah Alisya tak mampu menyembunyikan rasa haru. Ia tertunduk saat Harjono menyampaikan sepatah dua kata sambutan dalam bahasa Talaud. 

"Kami datang untuk meneruskan berkat Tuhan dan menyerahkan kursi roda dari Pak Irwan Hasan, Keluarga Hasan-Mononimbar di Pulutan dan Manado. Ini tanda cinta kasih kami untuk anak-anak Talaud, kado tahun baru untuk anak Alisya," kata Harjono.

Usai diserahkan dan Alisya langsung duduk di kursi roda, tim Poros Baru Porodisa juga mendoakan keluarga Berkati-Riung. Doa ungkapan syukur dibawakan Johanis Junginger, anggota tim Poros Baru Porodisa.

Menurut Irwan Hasan, ini merupakan kursi roda kedua yang diserahkan Poros Baru Porodisa untuk anak disabilitas di Kabupaten Talaud. "Tim sedang mendata anak disabilitas lain di Talaud. 

Mereka berhak mendapat berkat dari Tuhan. Mereka generasi penerus bangsa," katanya.

 Ada beberapa yang sudah didata oleh tim Poros Baru Porodisa. Misalnya di Pulau Kabaruan dan di Salibabu. Dalam waktu dekat ada sekitar lima kursi roda yang rencananya akan didistribusikan kepada penyandang disabilitas di Pulau Karakelang.

Distribusi kursi roda kepada penyandang disabilitas, jelas Charles Edah, merupakan salah satu bagian dari program kemanusiaan Poros Baru Porodisa. Program ini akan digulir tahun 2022 beriringan dengan program bedah rumah.

 Alisya dan orang tuanya foto bersama dengan tim Poros Baru (Foto: Dok Poros Baru)

Ada juga program di bidang pertanian, yakni pembagian insektisida spontan kepada 5.000 petani Talaud. "Insektisida akan kami bagi kepada petani. Kami antar langsung saat mereka sedang di kebun," urai Charles.

Adapun program menyapa masyarakat yang digulir sejak awal oleh Poros Baru Porodisa, tambah Charles, tahun 2022 akan disalurkan sekitar 10.000 paket sembako kepada warga yang layak dibantu. Distribusi dilakukan di 19 Kecamatan. Berlangsung sejak akhir Januari hingga Desember.

"Jadi setiap bulan kami menyapa masyarakat. Setiap bulan ada distribusi paket bantuan. Ini sebagai wujud komitmen kami dalam membangun Talaud secara Masaruwenten," kata Charles. "Bedah rumah juga begitu, setiap bulan ada satu rumah yang dibedah," pungkasnya.(*/fan)