Anak-anak Pasar Bersehati Dapat Pelatihan Penanganan Kebakaran dari Damkar Manado - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas


Advertisement

Anak-anak Pasar Bersehati Dapat Pelatihan Penanganan Kebakaran dari Damkar Manado

Suasana  pelatihan penanganan dan penyelamatan dari kebakaran (Foto: Dok Dinding Manado)

Sulut24.com, MANADO - Sebanyak empat puluh anak binaan Komunitas Dinding Manado menerima pembekalan serta pelatihan penanganan dan penyelamatan dari kebakaran, bertempat di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Manado, Sabtu (11/12/2021).

Selain pembekalan, anak-anak, pengurus dan relawan Dinding Manado juga menerima praktek penanganan api pada LPG, pemadaman api menggunakan alat tradisional hingga mengelilingi pasar 45 Kota Manado menggunakan 4 unit mobil pemadam kebakaran.

Pada kesempatan itu anak-anak beserta pengurus dan relawan Dinding Manado disambut kepala Dinas Pemadam Kebakaran Manado, Supriatna yang didampingi kepala seksi penanggulangan bencana Denny Paat.

Pada sambutannya, Supriatna menyebut bahwa Ia bersama jajaran menyambut baik kedatangan peserta pembekalan.

"Kami senang atas kunjungan adik-adik, pengurus dan relawan Komunitas Dinding Manado. Kiranya  pembekalan hingga praktek pada hari ini bisa menjadi bekal buat adik-adik dan pengurus Dinding Manado untuk menghindari kebakaran di Rumah," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut kepala seksi penanggulangan bencana Damkar Kota Manado Denny Paat memperkenalkan berbagai klasifikasi jenis terjadinya Api.

"Adik-adik ada 4 klasifikasi jenis terjadinya api hingga mengakibatkan kebakaran yakni, klasifikasi A seperti benda kayu dan plastik. Sedangkan klasifikasi B seperti minyak tanah, bensin, dan minyak kelapa. Untuk, klasifikasi C seperti tegangan listrik dan terakhir klasifikasi D yaitu bahan kimia keras diantaranya magnesium," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk kebakaran klasifikasi D atau kimia keras kurang terjadi di Kota Manado.

"Buat adik-adik jika di Rumah ingatkan orang tua untuk membuang rokok jangan sembarangan, kemudian keluar rumah listrik dimatikan, saat ini musim petasan harus lebih berhati-hati," tambahnya.

Ketua Dinding Manado, Christiana Santa Moningka ketika diwawancarai mengatakan kegiatan ini merupakan program Dinding Manado setahun sekali.  "Ini adalah program Studi Tour yang dilakukan setahun sekali," ucap Moningka. 

"Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih kepada pimpinan dan kru pemadam kebakaran Kota Manado yang sudah memberikan pembekalan hingga praktek penanganan dan penanggulangan  terjadinya kebakaran. Pengetahuan ini sangatlah berarti bagi kami, sekali lagi terimakasih," pungkasnya. (fn)