APMS Lirung Evaluasi Internal Usai Warga Salibabu Keluhkan Takaran BBM
Meski tak ada laporan resmi, manajemen lakukan pergantian petugas dan rencanakan penggunaan sistem dispenser demi tingkatkan pelayanan.
Sulut24.com, TALAUD - Pengelola Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) Lirung menanggapi keluhan warga Pulau Salibabu, Kabupaten Kepulauan Talaud, terkait dugaan kecurangan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite oleh agen pangkalan subsidi. Keluhan tersebut viral di media sosial pada Sabtu, 12 Juli 2025.
Penanggung jawab APMS Lirung, Hery Gaganah, menyatakan pihaknya telah melakukan evaluasi internal meski belum menerima laporan resmi dari konsumen.
"Kami akui tidak ada keluhan langsung dari masyarakat ke pangkalan BBM, namun kami tetap ambil langkah tegas untuk memperbaiki pelayanan," kata Gaganah kepada Sulut24.com di ruang kerjanya, Selasa (15/7/2025).
Sebagai bentuk tanggung jawab, manajemen telah melakukan pembinaan dan mengganti petugas yang bertugas di pangkalan BBM. Gaganah menambahkan bahwa APMS tidak menutup mata atas kekurangan yang ada dan berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem pelayanan.
"Dengan kerendahan hati kami akui sebagai manusia tak luput dari kesalahan. Perbaikan akan terus kami lakukan," ujarnya.
Langkah strategis yang diusulkan ke tingkat manajemen atas adalah penggantian metode penyaluran BBM dari sistem manual ke sistem dispenser digital. Menurut Gaganah, penggunaan dispenser akan meningkatkan akurasi, efisiensi, dan transparansi dalam penyaluran BBM subsidi ke masyarakat.
"Kami berharap sistem ini bisa segera diterapkan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang lebih baik," tegasnya. (ep)

