Wabup Talaud Sampaikan Pesan Menyentuh Saat Awali Pembangunan Gereja Betel Alo - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Wabup Talaud Sampaikan Pesan Menyentuh Saat Awali Pembangunan Gereja Betel Alo

Suasana peletakan batu pertama Gedung Gereja Jemaat Betel Alo di Kecamatan Rainis (Foto: ist)

Pemerintah daerah harap pembangunan gereja jadi pusat penggembalaan dan pemberdayaan rohani masyarakat.

Sulut24.com, TALAUD - Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan menghadiri peletakan batu dasar pembangunan Gedung Gereja Jemaat Betel Alo di Kecamatan Rainis, Sabtu (26/7). Acara ini diikuti oleh jajaran pejabat daerah, pimpinan gereja, serta tokoh masyarakat setempat.

Peletakan batu pertama menandai dimulainya pembangunan fisik gereja baru yang akan digunakan sebagai tempat ibadah dan pembinaan umat. Kegiatan ini berlangsung di tengah dukungan masyarakat dan pemerintah daerah.

“Peletakan batu dasar ini bukan hanya menandai dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi kesaksian tentang ketekunan umat dalam iman, harapan, dan kasih,” kata Bambungan dalam sambutannya.

Ia mengutip ayat dari Alkitab 1 Korintus 3:11 untuk menekankan pentingnya fondasi iman dalam setiap pembangunan rohani. 

“Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain daripada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus,” ujarnya.

Wakil Bupati juga menyampaikan harapan agar proses pembangunan dilakukan dengan semangat gotong royong. Ia menekankan bahwa gedung gereja tersebut harus menjadi pusat penggembalaan yang aktif dan membawa berkat bagi masyarakat luas.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud memberikan apresiasi kepada seluruh warga jemaat dan pihak yang telah mendukung proyek ini. 

“Doa kami, Tuhan memberkati setiap proses yang dimulai hari ini hingga selesai nantinya,” tambah Bambungan.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Sinode Germita, Ketua I DPRD Talaud, Ketua Jemaat Betel Alo, Korwil 05 Rainis, Camat Rainis, Danramil Rainis, serta tokoh adat dan agama.

Pembangunan gedung gereja ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran lembaga keagamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan iman dan pelayanan sosial. (ep)