Di Tengah Isu Intoleransi, Pemda Talaud Perkuat Moderasi Beragama Lewat FKUB
Suasana kegiatan dialog lintas agama (Foto: ist)
Dialog lintas agama dan pelatihan moderasi digelar untuk memperkuat kerukunan sosial di daerah 3T, dengan partisipasi tokoh agama dan pejabat daerah.
Sulut24.com, TALAUD - Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, membuka kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Aula Kantor Sinode Germita, Kamis (7/8), dengan menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai upaya menjaga stabilitas sosial di wilayah perbatasan.
Kegiatan ini mencakup dialog lintas agama, workshop, dan implementasi moderasi beragama yang melibatkan tokoh-tokoh agama se-Kabupaten Talaud. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan, Kepala Kemenag Talaud Suratno, Ketua FKUB Pdt. Dr. Arnold Abbas, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
“Moderasi beragama adalah jalan tengah untuk merawat persatuan. Ini bukan melemahkan keimanan, tetapi memperkuat nilai-nilai luhur agama agar relevan dalam kehidupan sosial dan kebangsaan,” ujar Bupati Welly dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan seremonial semata, melainkan bagian dari strategi membangun harmoni sosial di Talaud, yang termasuk dalam kategori wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dan berbatasan langsung dengan Filipina.
Bupati juga mengingatkan potensi kerawanan yang dapat mengganggu kerukunan umat, seperti hoaks di media sosial, tensi menjelang tahun politik, dan keterbatasan akses pendidikan moderasi di daerah terpencil.
“Kita tidak boleh memberi ruang bagi provokasi, ujaran kebencian, dan intoleransi yang dapat merusak tenun kebangsaan,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Talaud menargetkan pembentukan FKUB tingkat kecamatan, integrasi pendidikan karakter di sekolah, serta pelibatan tokoh agama dalam forum perencanaan pembangunan seperti Musrenbang desa.
Kegiatan ini juga sejalan dengan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama.
“Peran FKUB sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam menjaga kehidupan beragama yang rukun dan kondusif,” kata Ketua FKUB Talaud, Pdt. Dr. Arnold Abbas.
Pemerintah daerah juga berkomitmen memfasilitasi pelatihan lintas iman untuk generasi muda serta menyelenggarakan dialog lintas agama secara berkala sebagai bagian dari visi "Talaud Bermartabat, Religius, Maju, dan Sejahtera". (ep)

