Gubernur Sulut Tekankan Literasi sebagai Benteng Hoaks di Era Digital
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus (Foto: ist)
Yulius Selvanus Ingatkan Generasi Muda untuk Menjadi Sumber Informasi Terpercaya.
Sulut24.com, MANADO - Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menegaskan pentingnya literasi sebagai benteng menghadapi arus hoaks dan disinformasi yang semakin marak di platform digital. Pernyataan ini disampaikan pada acara Finalis Pemilihan Putra Putri Literasi Sulut 2025 yang digelar Senin (8/9).
“Kita dihadapkan pada tantangan besar berupa arus hoaks dan disinformasi yang menyebar dengan cepat melalui berbagai platform digital,” kata Selvanus. “Disinilah esensi literasi menjadi benteng pertahanan yang paling kokoh.”
Ia menekankan, kemampuan literasi akan membantu masyarakat menyaring informasi, membedakan fakta dari opini, dan memvalidasi sumber-sumber yang kredibel.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran sentral untuk mengedukasi masyarakat sekaligus menjaga diri agar tidak mudah terprovokasi.
“Pahami konteks, telusuri latar belakang, dan jangan mudah menelan mentah-mentah setiap informasi yang diterima maupun yang bertebaran,” ujar Selvanus. “Jadilah sumber informasi yang terpercaya, bukan corong penyebar kebohongan.”
Data Kementerian Komunikasi dan Informatika menunjukkan, sepanjang 2024 tercatat lebih dari 1.800 konten hoaks beredar di Indonesia, mayoritas terkait isu politik, kesehatan, dan sosial. Pemerintah pusat maupun daerah terus mendorong peningkatan literasi digital sebagai strategi menghadapi fenomena tersebut.
Acara Pemilihan Putra Putri Literasi Sulut 2025 diikuti puluhan finalis dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan duta literasi yang mampu menjadi agen perubahan di masyarakat. (fn)

