Danlanal Melonguane Diterima sebagai Sesepuh Adat Singkaramonane - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Danlanal Melonguane Diterima sebagai Sesepuh Adat Singkaramonane

Suasana prosesi adat Manduru Tonna Soa Wanua di Melonguane (Foto: Sulut24/ep)

Prosesi adat Manduru Tonna Soa Wanua di Melonguane diwarnai komitmen penegakan hukum dan ajakan menjaga keharmonisan aparat–masyarakat.

Sulut24.com, TALAUD - Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Melonguane Letkol Laut (P) Yogie Kuswara secara resmi diterima sebagai Sesepuh Adat Singkaramonane Wanua Melonguane dalam prosesi adat Manduru Tonna Soa Wanua Singkaramonane, Sabtu (31/1/2026), di Lapangan Sangkundiman, Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Prosesi adat yang dihadiri Ratum Banua Melonguane, para tua-tua adat dari tujuh ruangan, tokoh masyarakat dan agama, unsur pemerintah daerah, serta warga adat tersebut menandai penerimaan Danlanal sebagai orang tua Wanua Singkaramonane.

Dalam sambutannya, Yogie Kuswara menyampaikan terima kasih atas penerimaan masyarakat adat, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait peristiwa yang melibatkan oknum anggota Lanal Melonguane.

“Sebagai Komandan Pangkalan TNI AL Melonguane, kami berjanji akan menuntaskan permasalahan ini hingga selesai. Setiap oknum yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, dan para korban kami berikan perawatan serta pengobatan hingga pulih total,” kata Yogie Kuswara.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keharmonisan serta memohon bimbingan para tokoh adat, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah agar tercipta kehidupan yang damai antara aparat dan warga.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar TNI AL Lanal Melonguane, kami mengucapkan beribu-ribu maaf kepada seluruh masyarakat adat Melonguane,” ujarnya.

Ratum Banua Melonguane Ramli Adam, menyatakan penerimaan Danlanal sebagai Sesepuh Adat Singkaramonane merupakan simbol komitmen bersama menjaga persatuan dan nilai adat yang hidup di Wanua Melonguane.

“Secara adat, kami menerima Danlanal Melonguane sebagai orang tua Wanua Singkaramonane,” kata Ramli Adam dalam prosesi tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr. Yohanis, mengatakan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pelestarian adat, budaya, dan persatuan masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan apresiasi kepada pimpinan adat dan masyarakat yang terus menjaga kebersamaan dan persatuan,” kata Yohanis, seraya menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 dari Bupati Welly Titah dan Wakil Bupati Anisya G. Bambungan.

Prosesi Manduru Tonna Soa Wanua Singkaramonane berlangsung aman dengan pengamanan dari Polres Talaud dan Polsek Melonguane, serta dukungan PLN ULP Melonguane untuk memastikan kelancaran pasokan listrik selama acara berlangsung. (ep)