Presiden Prabowo Deklarasikan Perang Lawan Sampah, Wakil Ketua DPRD Cynthia Imelda Erkles Siap Laksanakan Arahan
Cynthia Imelda Erkles SAB (Foto: ist)
Cynthia Imelda Erkles Tegaskan Komitmen DPRD Minut Sukseskan Program Perang Sampah.
Sulut24.com, MINAHASA UTARA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi.
Presiden menegaskan bahwa persoalan sampah telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah dan perlu diselesaikan.
Terkait arahan Presiden Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Wakil Ketua DPRD Minahasa Utara Cynthia Imelda Erkles SAB menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan menyukseskan program Presiden Prabowo.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Minahasa Utara sebagai daerah destinasi wisata yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan.
Menurut Erkles, persoalan sampah juga berkaitan langsung dengan sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai menjadi faktor penting dalam menarik kunjungan wisatawan.
“Hal tidak mungkin wisata berkembang kalau lingkungannya kotor," ujarnya.
Erkles meminta Pemerintah Daerah untuk lebih memperhatikan dan meningkatkan penanganan sampah.
"Saya sendiri akan terus mengsuport setiap program yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Kalau kemarin Pak Presiden Prabowo bilang kita perang terhadap sampah itu juga kita akan tindaklanjuti di Kabupaten Minahasa Utara," kata Erkles.
Menurutnya, terkait penanganan sampah saat ini sudah berkoordinasi dengan beberapa pihak terkait, termasuk TNI/POLRI dan para pemangku kepentingan atau para stakeholder.
"Untuk khusus Kecamatan Dimembe dan Talawaan tadi Pak Danramil sudah menyatakan siap menggerakkan anggotanya dan direncanakan diareal Talawaan dan Dimembe diupayakan seminggu itu ada dua sampai tiga kali membersihkan lingkungan," ujar Erkles ketika diwawancarai sejumlah wartwan usai kegiatan Musrembang Kecamatan Talawaan, Rabu (4/2/2026).
Dikatakannya, memang ada beberapa titik titik tertentu yang perlu ada penanganan lebih, terkait sampah.
"Rata-rata di setiap desa saat ini sudah mengupayakan kebersihan lingkungan, cuman memang kalau kemarin sempat digalakan setiap hari Jumat, ada kegiatan Jumat bersih, namun akhir akhir ini sudah mulai berkurang dan tidak seintens waktu waktu sebelumnya," kata Erkles.
Erkles berharap kedepan kegiatan seperti jumat bersih terus digalakan, terutama untuk anak siswa disekolah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu program Jumat bersih disetiap desa, kelurahan dan kecamatan di seluruh Kabupaten Minahasa Utara perlu dimaksimalkan lagi. (Joyke)

