Wakil Bupati Talaud Salurkan Bantuan ATENSI Kemensos untuk 85 Warga, Perkuat Kepedulian Sosial di Wilayah Perbatasan
Sulut24.com, TALAUD - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia terus memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan dan pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
Hal itu diwujudkan melalui penyaluran Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Tahun Anggaran 2026 kepada 85 warga penerima manfaat di Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat (10/7/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, S.E., dalam kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud.
Program ini menyasar kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), serta anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan ATENSI tersebut merupakan program Kementerian Sosial RI melalui Sentra "Tumou Tou" Manado.
Kegiatan turut dihadiri Tim Sentra "Tumou Tou" Manado Ronald U. Bau, S.St., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud Hogsi Lalintia, S.H., jajaran Dinas Sosial, pekerja sosial Kemensos RI, serta para pendamping sosial.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kementerian Sosial RI yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud, khususnya warga yang berada di wilayah perbatasan.
Menurutnya, kehadiran bantuan ATENSI menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang membutuhkan dukungan sosial.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat Talaud. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat dan memberikan manfaat bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Anisya.
Sementara itu, Tim Sentra "Tumou Tou" Manado Ronald U. Bau menjelaskan, proses penyaluran bantuan telah melalui tahapan asesmen untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.
Asesmen tersebut dilakukan pada 17–19 Juni 2026 dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Penerima manfaat yang ditetapkan berada dalam kategori Desil 1 hingga Desil 5 sesuai dengan hasil verifikasi dan validasi data.
“Bantuan diberikan berdasarkan hasil asesmen sehingga penerima manfaat yang mendapatkan bantuan memang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria yang telah ditentukan,” jelas Ronald.
Pada penyaluran kali ini, sebanyak 85 warga menerima bantuan ATENSI dengan total nilai mencapai Rp186.900.000. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari paket sembako bagi penyandang disabilitas, paket sembako dan kasur bagi lanjut usia, hingga perlengkapan sekolah serta alat tulis bagi anak-anak sekolah.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud, Hopzi Lalintia, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Sentra "Tumou Tou" Manado atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Talaud.
Ia juga mengapresiasi kehadiran Wakil Bupati Talaud yang secara langsung menyerahkan bantuan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam mendukung program sosial pemerintah pusat.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kementerian Sosial sangat penting agar pelayanan sosial dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya di daerah kepulauan dan perbatasan seperti Talaud,” kata Hogsi.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum evaluasi terhadap pelayanan sosial di Kabupaten Kepulauan Talaud. Salah satu catatan penting yang mengemuka adalah perlunya pembaruan data DTSEN secara berkala agar program bantuan sosial semakin tepat sasaran.
Selain itu, kondisi infrastruktur Kantor Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Talaud juga menjadi perhatian, terutama kebutuhan perbaikan jaringan listrik dan rehabilitasi gedung guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan penyaluran bantuan ATENSI berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Program tersebut sekaligus mempertegas sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kementerian Sosial RI dalam menghadirkan pelayanan sosial yang lebih inklusif bagi masyarakat di wilayah perbatasan. (fn)


