GTI Sulut Soroti Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Bunaken
Ketua GTI Sulut, Risat Sanger (Foto: ist)
GTI Sulut Soroti Listrik Bunaken yang Masih Padam Bergilir, Pariwisata Terancam Terganggu.
Sulut24.com, MANADO - Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulawesi Utara (Sulut) menyoroti persoalan pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Pulau Bunaken. Kondisi tersebut dinilai memprihatinkan karena Bunaken merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan sekaligus etalase pariwisata Sulawesi Utara.
Ketua GTI Sulut, Risat Sanger, mengatakan persoalan kelistrikan di Pulau Bunaken tidak semestinya dipandang sebagai persoalan biasa. Menurutnya, pasokan listrik tidak hanya menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap aktivitas pariwisata dan perekonomian warga.
“Bunaken itu wajah terdepan pariwisata Sulut. Kalau listrik masih padam bergilir, bagaimana kita mau berbicara tentang pariwisata berkualitas dan pelayanan kepada wisatawan?” tegas Risat.
GTI Sulut juga mempertanyakan kinerja General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Suluttenggo terkait persoalan tersebut. Risat menilai kawasan strategis seperti Bunaken semestinya mendapatkan perhatian serius, termasuk solusi kelistrikan yang bersifat permanen.
“Ini menjadi pertanyaan besar terhadap kinerja GM PLN Sulut-Go. Jangan sampai persoalan yang menyangkut masyarakat dan destinasi pariwisata unggulan justru dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.
Menurut GTI Sulut, pemadaman listrik dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat dan pelaku usaha pariwisata. Sejumlah aktivitas seperti operasional penginapan, restoran, usaha penyelaman, komunikasi hingga layanan wisata lainnya membutuhkan pasokan listrik yang stabil.
GTI menilai pembangunan sektor pariwisata tidak cukup hanya mengandalkan promosi destinasi. Infrastruktur pendukung, termasuk kelistrikan, harus dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kenyamanan bagi wisatawan.
“Jangan hanya menjual keindahan Bunaken kepada wisatawan. Pemerintah dan PLN juga harus memastikan infrastruktur dasarnya tersedia dengan baik. Listrik adalah kebutuhan dasar,” tegas Risat.
Atas kondisi tersebut, GTI Sulut meminta PLN memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab pemadaman bergilir di Pulau Bunaken. Organisasi tersebut juga meminta PLN menyampaikan langkah konkret yang akan ditempuh untuk mengatasi persoalan kelistrikan di kawasan tersebut.
Selain itu, GTI mendorong pemerintah daerah dan PLN duduk bersama untuk mencari solusi jangka panjang agar pemadaman listrik di Bunaken tidak terus berulang.
“Bunaken adalah etalase Sulut. Jangan sampai wisatawan datang menikmati keindahan laut Bunaken, tetapi justru mendapatkan pengalaman buruk akibat listrik yang padam bergilir,” tandasnya. (fn)

