Semangat Pengabdian Sejak Pendidikan, Siswa Setukpa Asal Polda Sulut Bantu Lansia di Sukabumi
Bakti sosial siswa Setukpa asal Polda Sulut di Wisma Asisi menjadi wujud kepedulian dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sulut24.com, MANADO - Kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lemdiklat Polri asal Polda Sulawesi Utara (Sulut). Di tengah menjalani proses pendidikan dan pembentukan karakter sebagai calon perwira Polri, para siswa turut ambil bagian dalam kegiatan bakti sosial (baksos) di Wisma Asisi bagi para lanjut usia (lansia), Kota Sukabumi, Sabtu (22/8/2026).
Dalam kegiatan itu, para siswa SIP menyalurkan bantuan berupa sembako untuk mendukung kebutuhan sehari-hari para penghuni wisma.
Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan. Kehadiran para siswa tidak hanya sebatas menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun interaksi dan mempererat hubungan dengan masyarakat.
Kegiatan sosial ini mencerminkan semangat pengabdian yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter calon perwira Polri. Para siswa menunjukkan bahwa proses pendidikan di Setukpa tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan profesional dan kepemimpinan, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan, empati, kepedulian, serta semangat untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sikap tersebut menjadi modal penting bagi para siswa dalam mempersiapkan diri mengemban tugas sebagai perwira Polri. Kemampuan untuk memahami kondisi masyarakat dan menunjukkan kepedulian secara langsung diharapkan dapat memperkuat karakter humanis serta semangat pelayanan ketika nantinya mereka kembali bertugas di tengah masyarakat.
Bagi para siswa asal Polda Sulut, kegiatan baksos tersebut juga menjadi momentum untuk membawa semangat Si Tou Timou Tumou Tou, yakni manusia hidup untuk memanusiakan manusia lainnya. Nilai tersebut diwujudkan melalui tindakan sederhana berupa berbagi, membantu, dan memberikan perhatian kepada sesama.
Kegiatan di Wisma Asisi diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sosial semata, tetapi turut menumbuhkan rasa empati dan memperkuat kepedulian para siswa terhadap lingkungan sosial. Interaksi langsung dengan para lansia juga menjadi pengalaman berharga dalam membangun kepekaan sosial yang dibutuhkan seorang pemimpin dan pelayan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa Setukpa asal Polda Sulut menunjukkan bahwa semangat pengabdian dapat diwujudkan sejak masih berada dalam masa pendidikan. Kepedulian yang dibangun sejak dini diharapkan menjadi bagian dari karakter mereka ketika kelak menjalankan tugas sebagai perwira Polri yang profesional, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi penerima bantuan, kegiatan tersebut diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antara siswa Setukpa dan masyarakat. Semangat saling membantu dan berbagi juga diharapkan membawa keberkahan serta memberikan kebahagiaan bagi para lansia di Wisma Asisi. (fn)



