Civitas Akademika S3 Pendidikan UNG Apresiasi Thofan Rame, Peraih Beasiswa LPDP - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Civitas Akademika S3 Pendidikan UNG Apresiasi Thofan Rame, Peraih Beasiswa LPDP


Sulut24.com, TALAUD - Civitas Akademika Program Studi Doktor Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Thofan Rame, S.Or., M.Pd., atas keberhasilannya meraih Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 2 Tahun 2025.
Prestasi tersebut dinilai menjadi kebanggaan bagi Program Studi Doktor Pendidikan Pascasarjana UNG sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa doktoral UNG memiliki kapasitas untuk bersaing dalam memperoleh peluang pendidikan di tingkat nasional.

Koordinator Program Studi Doktor Pendidikan Pascasarjana UNG, Dr. Mohamad Zubaidi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap kesempatan yang diperoleh melalui beasiswa LPDP dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas akademik sekaligus menghasilkan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan.

 “Selamat dan sukses kepada mahasiswa S3 Pendidikan UNG yang berhasil meraih Beasiswa LPDP. Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Program Studi dan Universitas Negeri Gorontalo. Jadikan kesempatan ini bukan hanya sebagai pencapaian akademik, tetapi sebagai amanah untuk terus belajar, meneliti, menghasilkan karya, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan Indonesia,” ujar Mohamad Zubaidi.

Menurutnya, pendidikan doktoral tidak hanya berorientasi pada pencapaian gelar akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan pengetahuan, mengembangkan inovasi, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan.

Berangkat dari Talaud, Mengembangkan Gagasan untuk Daerah 3T
Thofan Rame merupakan salah satu mahasiswa yang memiliki perjalanan akademik inspiratif. Berasal dari Kabupaten Kepulauan Talaud, ia kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai dosen di IAKN Manado.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari proses panjang yang mengantarkannya hingga memperoleh kesempatan melanjutkan pengembangan kapasitas akademik melalui Beasiswa LPDP.
Dalam proses seleksi LPDP, Thofan membawa gagasan yang berkaitan dengan kebutuhan pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Salah satu fokus akademiknya adalah penelitian mengenai pengembangan fisik-motorik anak usia dini berbasis kearifan lokal Talaud.

Gagasan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan doktoral dapat diarahkan untuk menjawab persoalan konkret di daerah sekaligus mengembangkan potensi lokal sebagai bagian dari inovasi pendidikan.

Pendekatan berbasis kearifan lokal dinilai penting, terutama dalam konteks pendidikan anak usia dini, karena memungkinkan proses pembelajaran dan pengembangan anak disesuaikan dengan karakteristik sosial, budaya, serta lingkungan masyarakat setempat.

Menjadi Energi Positif bagi Budaya Akademik

Civitas Akademika S3 Pendidikan UNG memandang keberhasilan mahasiswa memperoleh Beasiswa LPDP sebagai energi positif bagi penguatan budaya akademik di lingkungan Pascasarjana UNG.

Capaian tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring akademik, serta berani mengambil peluang pengembangan diri melalui berbagai program pendidikan dan beasiswa nasional.

Bagi UNG, keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kemampuan mereka mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan semangat pendidikan doktoral yang menempatkan mahasiswa sebagai bagian dari komunitas akademik yang memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan pengetahuan baru dan memberikan kontribusi terhadap penyelesaian persoalan pendidikan.
Dari Gorontalo untuk Pendidikan Indonesia

Keberhasilan meraih Beasiswa LPDP bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Kesempatan memperoleh dukungan pendidikan diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, wawasan, dan komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat.

Thofan dinyatakan lulus sebagai penerima Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025 pada 27 November 2025. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan akademiknya sekaligus menunjukkan bahwa ketekunan dan komitmen dalam menempuh pendidikan dapat membuka peluang untuk memberikan kontribusi yang lebih luas.

Civitas Akademika Program Studi Doktor Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo menyampaikan selamat dan sukses kepada Thofan Rame atas capaian tersebut.

Prestasi itu diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa S3 Pendidikan UNG lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas akademik, menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional.(Ezra)