Antrean BBM di Sulut, Pertamina Datangkan Pertalite dan Pertamax untuk Perkuat Pasokan
Total Pasokan BBM Sulut Capai 20 Juta Liter, Pertamina Berupaya Pulihkan Pelayanan SPBU dan Atasi Antrean.
Sulut24.com, MANADO - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Sulawesi Utara menyusul antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Sebanyak 20 juta liter BBM jenis Pertalite dan Pertamax telah tiba dan dijadwalkan masuk secara bertahap melalui Integrated Terminal Bitung hingga 19 Oktober 2026.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat antrean di sejumlah SPBU.
Menurutnya, Pertamina memahami kondisi tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat yang membutuhkan kepastian ketersediaan BBM untuk menunjang mobilitas sehari-hari.
"Kami memahami bahwa antrean yang terjadi di sejumlah SPBU Sulawesi Utara menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Kami menyampaikan permohonan maaf atas kondisi tersebut," ujar Lilik, Kamis (15/10/2026).
Ia menegaskan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus melakukan langkah penguatan pasokan dan percepatan pemulihan pelayanan distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih optimal.
"Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus bekerja untuk memperkuat pasokan dan mempercepat pemulihan pelayanan agar masyarakat dapat kembali memperoleh BBM dengan lebih mudah dan nyaman," katanya.
Kapal MT Naura Tiba di Bitung Membawa 3 Juta Liter Pertalite
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketersediaan BBM, Pertamina memastikan kapal tanker MT Naura telah tiba di Integrated Terminal Bitung dengan membawa muatan sebanyak 3 juta liter Pertalite.
Kedatangan kapal tersebut menjadi tahap awal penguatan pasokan BBM yang disiapkan Pertamina untuk memenuhi kebutuhan distribusi di wilayah Sulawesi Utara.
Selain pasokan yang telah tiba, Pertamina juga menjadwalkan kedatangan dua kapal tanker tambahan dengan kapasitas muatan lebih besar dalam beberapa hari mendatang.
Kapal MT Maritim Khatulistiwa dijadwalkan tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026, dengan membawa 5 juta liter Pertalite.
Selanjutnya, kapal MT Michelle dijadwalkan tiba pada Senin, 19 Oktober 2026, dengan membawa 10 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.
Total Pasokan BBM Sulawesi Utara Capai 20 Juta Liter
Berdasarkan rincian pengiriman tersebut, total pasokan BBM yang telah tiba dan dijadwalkan masuk ke Sulawesi Utara mencapai 20 juta liter, terdiri atas 18 juta liter Pertalite dan 2 juta liter Pertamax.
Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat memperkuat ketersediaan stok BBM sekaligus mendukung kelancaran distribusi ke SPBU yang melayani kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara.
Penguatan pasokan ini juga menjadi bagian dari upaya Pertamina untuk mengatasi antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU serta memulihkan pelayanan penyaluran BBM kepada masyarakat.
Meski demikian, kedatangan kapal tanker tidak serta-merta menunjukkan bahwa antrean di seluruh SPBU akan langsung teratasi. Pemulihan pelayanan juga bergantung pada kelancaran proses penerimaan, penyaluran dari terminal, dan distribusi BBM hingga ke masing-masing SPBU.
Hingga informasi ini disampaikan, Pertamina belum merinci target waktu normalisasi antrean di seluruh SPBU Sulawesi Utara.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pasokan dan mempercepat pemulihan pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan nyaman. (fn)

