Rudi Kofia Siap Fasilitasi Aksi Warga ke PLN ULP Melonguane, Soroti Buruknya Manajemen Pasokan BBM
Rudi Kofia (Foto: ist)
Rudi Kofia mengkritik buruknya manajemen pasokan BBM PLN ULP Melonguane yang dinilai menjadi penyebab pemadaman listrik berkepanjangan di Talaud.
Sulut24.com - Ketua Fraksi Gerakan Solidaritas Indonesia Raya DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud, Muhammad Sarifudin Kofia, yang akrab disapa Rudi Kofia, angkat bicara terkait keluhan masyarakat atas pemadaman listrik yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud.
Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut menilai, apabila pemadaman listrik disebabkan oleh keterlambatan pasokan bahan bakar minyak (BBM), maka hal itu patut menjadi bahan evaluasi serius terhadap manajemen operasional PLN ULP Melonguane.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Rudi Kofia menyebut keterlambatan pasokan BBM tidak seharusnya menjadi alasan yang terus berulang, mengingat kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Talaud sebagai daerah kepulauan sudah semestinya diperhitungkan dalam perencanaan distribusi dan ketersediaan bahan bakar.
"Jika yang terjadi adalah keterlambatan pasokan BBM ke ULP PLN Melonguane, ini menunjukkan manajemen yang buruk. Seharusnya pihak PLN sudah memperhitungkan kondisi geografis Talaud sebagai daerah kepulauan, termasuk jarak tempuh dan kendala transportasi laut," tegas Rudi, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, kondisi geografis Talaud bukanlah sesuatu yang baru bagi pihak PLN. Karena itu, perencanaan kebutuhan BBM dan langkah antisipasi terhadap kemungkinan keterlambatan distribusi harus menjadi bagian penting dari manajemen operasional PLN di wilayah kepulauan.
Ia menegaskan, kendala distribusi BBM tidak dapat dijadikan alasan pembenar atas terganggunya pelayanan listrik kepada masyarakat.
PLN seharusnya memiliki langkah antisipatif untuk memastikan ketersediaan stok BBM sehingga pelayanan kelistrikan tetap berjalan secara optimal.
Lebih lanjut, Rudi Kofia menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi masyarakat apabila warga menghendaki adanya aksi penyampaian aspirasi ke kantor PLN ULP Melonguane sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik yang berkepanjangan.
"Sebagai anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Talaud dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, sekaligus sebagai warga Kecamatan Tampan Amma, saya siap memfasilitasi aksi masyarakat apabila memang warga menginginkan adanya aksi ke PLN," tegas Rudi. (Ezra)

