Menteri ESDM Minta Rakyat Hemat Energi di Tengah Konflik Timur Tengah - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Menteri ESDM Minta Rakyat Hemat Energi di Tengah Konflik Timur Tengah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia saat menyampaikan keterangan pers (Foto: ist)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat gunakan energi secara bijak dan memastikan pasokan BBM nasional masih aman.

Sulut24.com, EKONOMI - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakan energi secara bijak, Kamis (26/3), di tengah gangguan pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Bahlil: Pasokan Energi Nasional Masih Aman.

Bahlil menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui awak media dalam kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia menegaskan kondisi energi nasional saat ini masih dalam keadaan baik. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi global menuntut kewaspadaan bersama.

"Kita dalam kondisi yang sampai beberapa hari dalam kondisi baik," ujar Bahlil.

Baca Juga: Iran Ancam Tutup Jalur Minyak Bab el-Mandeb, Dunia Waspada Krisis Energi Baru

Meski demikian, ia menekankan bahwa tantangan energi bukan semata tanggung jawab pemerintah. Bahlil mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif. Ia menyebut efisiensi energi sehari-hari sebagai langkah yang dapat dilakukan siapa saja.

Ajakan Hemat Energi: Mulai dari Dapur.

Bahlil memberikan contoh konkret penggunaan energi yang bijak dalam kehidupan rumah tangga. Ia secara khusus menyinggung kebiasaan memasak menggunakan LPG.

"Saya memohon menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak yang tidak perlu saya sarankan jangan, contoh katakanlah kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros."

Baca Juga: BAKTI Akan Putus Layanan Telekomunikasi di Dua Kabupaten Kepulauan Selama Sembilan Hari dalam Operasi Perbaikan April

Ia menegaskan bahwa perubahan kebiasaan kecil dapat memberikan dampak besar secara kolektif. Menurut Bahlil, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci ketahanan energi nasional. 

"Kalau ini mampu kita lakukan bersama-sama, energi kita ke depan akan semakin baik," tambahnya.

Belum Ada Pembatasan Pembelian BBM.

Di tengah kekhawatiran publik soal dampak konflik Timur Tengah terhadap pasokan bahan bakar, Bahlil memastikan pemerintah belum mengambil kebijakan pembatasan pembelian BBM. Pasokan energi nasional, tegasnya, masih memadai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. (fn)