Bitcoin Sentuh $77.259 pada 18 April 2026, Rebound 15%
Grafik pergerakan harga Bitcoin Januari 2026 - 18 April 2026 (Gambar Grafik: Sulut24.com)
Harga Bitcoin hari ini, 18 April 2026, mencapai $77.259 atau sekitar Rp1,27 miliar. BTC rebound 15,8% dari titik terendah akhir Maret 2026. Bitcoin Sentuh $77.259 pada 18 April 2026, Rebound 15% dari Titik Terendah
Sulut24.com, CRYPTOCURRENCY - Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat dan menyentuh level $77.259 atau sekitar Rp1,27 miliar pada Sabtu, 18 April 2026, naik 2,43% dari harga penutupan sehari sebelumnya. Kenaikan ini melanjutkan tren pemulihan Bitcoin selama dua pekan terakhir, setelah menyentuh titik terendahnya di angka $66.710 pada 31 Maret 2026.
Apa yang Mendorong Kenaikan Bitcoin Hari Ini?
Penguatan harga Bitcoin dalam beberapa hari terakhir didorong oleh sejumlah faktor eksternal dan internal pasar kripto.
Dari sisi geopolitik, ketegangan di kawasan Timur Tengah khususnya gangguan alur pelayaran di Selat Hormuz mendorong sejumlah investor global beralih ke aset alternatif. Bitcoin, yang kerap disebut sebagai "digital gold", turut menangguk manfaat dari pergeseran sentimen pasar tersebut.
Dari sisi institusional, arus masuk ke produk ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat tetap kuat. Dana dikelola oleh BlackRock dan Fidelity menjadi kontributor utama, dengan rata-rata inflow harian mencapai ratusan juta dolar. Kondisi ini memberikan tekanan beli struktural yang menopang harga BTC dari bawah.
Secara teknikal, Bitcoin berhasil menembus dan bertahan di atas resistensi kunci $74.000 sejak 14 April 2026. Moving average 50 hari berada di kisaran $73.500 dan kini berfungsi sebagai support dinamis. Level psikologis berikutnya yang diperhatikan para analis adalah $80.000.
Koreksi Panjang dari ATH Oktober 2025
Untuk memahami konteks pergerakan harga saat ini, perlu ditengok ke belakang. Bitcoin mencatat all-time high (ATH) sebesar $126.198 pada 6 Oktober 2025, didorong oleh derasnya arus masuk ETF institusional dan wacana pembentukan cadangan strategis Bitcoin oleh pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Trump.
Namun sejak ATH tersebut, BTC masuk fase koreksi panjang. Pada awal 2026, koreksi mencapai hampir 50% dari puncak, dengan titik terendah di sekitar $60.000 sebelum akhirnya stabil dan berbalik naik.
Per hari ini, 18 April 2026, Bitcoin masih berada 38,7% di bawah ATH-nya. Namun dari titik terendah 2026 (~$60.000), BTC telah rebound sekitar 28,7% sinyal yang cukup kuat bagi para analis untuk menyebut fase ini sebagai recovery, bukan sekadar dead cat bounce.
Sejumlah analis teknikal menyebut level $80.000 sebagai target psikologis berikutnya yang perlu ditembus Bitcoin dalam waktu dekat. Jika arus masuk ETF tetap konsisten dan tidak ada guncangan makro besar, level tersebut dinilai dapat dicapai sebelum pertengahan 2026. (fn)

.jpeg)
