Kunjungi Miangas dan Gorontalo, Presiden Serahkan Kapal, Ponsel, dan Resmikan Kampung Nelayan - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Kunjungi Miangas dan Gorontalo, Presiden Serahkan Kapal, Ponsel, dan Resmikan Kampung Nelayan

Suasana saat Presiden Prabowo Subianto berinteraksi dengan nelayan di Gorontalo (Foto: Setkab RI)

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas dan Kota Gorontalo pada 9 Mei 2026. Ia membawa kapal nelayan, ponsel Starlink, hingga meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih.

Sulut24.com, MANADO - Presiden Prabowo Subianto menginjak tanah di ujung paling utara Indonesia yaitu Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara, Pada Sabtu (9/5/2026).  Kunjungan itu bukan sekadar seremonial pemerintah membawa sejumlah bantuan fisik bagi warga di pulau yang selama ini jauh dari sorotan pembangunan nasional. Hari yang sama, Presiden melanjutkan perjalanan ke Kota Gorontalo untuk meninjau fasilitas nelayan yang baru dibangun negara.

Miangas: Lagu Daerah dan Daftar Bantuan di Pulau Perbatasan

Suasana Pulau Miangas pada Sabtu siang berlangsung hangat dan sederhana. Presiden Prabowo berbaur langsung bersama warga, termasuk menyanyikan sejumlah lagu daerah Sulawesi Utara seperti O Ina Ni Keke, Sio Mama, Si Patokaan, dan Tabola Bale.

Di balik keakraban itu, pemerintah menyerahkan berbagai bantuan nyata kepada masyarakat setempat. Satu unit kapal ikan nelayan berkapasitas 15 GT diserahkan, dengan janji penambahan armada dan pembangunan desa nelayan yang masih dalam proses penyelesaian.


Selain kapal, sebanyak 250 unit telepon seluler beserta penguat sinyal Starlink dibagikan kepada para kepala keluarga. Pemerintah juga mendistribusikan 300 paket perlengkapan sekolah dan mainan anak-anak, serta 1.000 paket kebutuhan pokok bagi warga Miangas.

Sekolah Kejuruan Disiapkan Kelola Sektor Perikanan

Pemerintah menyiapkan siswa SMK 2 Miangas jurusan agrobisnis untuk mengambil peran dalam pengelolaan sektor perikanan di pulau tersebut. Rencana ini berjalan paralel dengan penyelesaian pembangunan desa nelayan yang dijanjikan pemerintah pusat. Jika terealisasi, skema ini akan menghubungkan pendidikan vokasi langsung dengan sumber daya alam lokal.

Perbaikan Infrastruktur Dasar Juga Masuk Agenda

Selain bantuan langsung, pemerintah menjanjikan perbaikan fasilitas dasar di Miangas. Lingkup perbaikan mencakup puskesmas, sekolah, jaringan transportasi dan komunikasi, serta fasilitas umum lainnya. Komitmen ini menempatkan Miangas sebagai salah satu titik prioritas program pembangunan daerah terluar.

Gorontalo: Kampung Nelayan Merah Putih di Pesisir Leato Selatan

Usai dari Miangas, Presiden Prabowo melanjutkan kunjungan kerja ke Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada hari yang sama. Di pesisir Kelurahan Leato Selatan, pemerintah telah menyelesaikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih sebagai wujud keberpihakan negara terhadap masyarakat pesisir.

Fasilitas yang tersedia di kawasan ini terbilang lengkap untuk standar pendaratan ikan skala lokal. Di antaranya terdapat pelabuhan shelter sortir, fasilitas pengepakan ikan, pabrik es, gudang beku ikan, docking perahu, serta shelter pendaratan ikan.


Infrastruktur penunjang lainnya meliputi kantor pengelola, bengkel nelayan, balai pertemuan, kios perbekalan, shelter cool box, dan tempat perbaikan jaring. Kelengkapan fasilitas ini dirancang untuk memotong rantai pasok yang selama ini merugikan nelayan kecil.

Pemerintah Targetkan Kemandirian Nelayan di Lautan Sendiri

Kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih menjadi bagian dari narasi besar pemerintahan Prabowo soal penguatan sektor maritim. Pemerintah menargetkan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pendekatan infrastruktur yang berkelanjutan. Nelayan Indonesia, dalam visi itu, diharapkan semakin berdaya dan kompetitif di perairan sendiri. (fn)