Pelayaran Perdana KM Express Cantika Lestari, Harapan Baru bagi Mobilitas Masyarakat Talaud - <!--Can't find substitution for tag [blog.Sulut24]-->

Widget HTML Atas

Pelayaran Perdana KM Express Cantika Lestari, Harapan Baru bagi Mobilitas Masyarakat Talaud

Drs. Moktar Arunde Parapaga (Foto: ist)

KM Express Cantika Lestari dijadwalkan melayari rute Manado–Talaud mulai 9 Juni 2026, memperkuat konektivitas transportasi laut di wilayah kepulauan perbatasan Sulawesi Utara.

Sulut24.com, TALAUD - Kapal motor cepat KM Express Cantika Lestari dijadwalkan melakukan pelayaran perdana rute Manado–Talaud pada Selasa, 9 Juni 2026. Penambahan armada ini diharapkan memperkuat konektivitas transportasi laut bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Talaud, wilayah perbatasan yang selama ini bergantung penuh pada jalur laut dan udara untuk akses ke pusat layanan di Sulawesi Utara.

Gubernur Sulut Diharapkan Lepas Keberangkatan Perdana

Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang Perbatasan, Drs. Moktar Arunde Parapaga, mengonfirmasi kesiapan pelayaran perdana tersebut dan menyatakan telah melaporkannya langsung kepada Gubernur Sulut.

"Saya sudah melaporkan kepada Bapak Gubernur Sulawesi Utara mengenai pelayaran perdana ini. Bahkan kami berharap beliau dapat hadir untuk melepas keberangkatan perdana KM Express Cantika Lestari," ujar Moktar, Sabtu (6/6/2025). 


Moktar turut mengapresiasi komitmen Direktur Utama PT Pelayaran Dharma Indah, Jhoni de Quelju, yang dinilai konsisten melayani masyarakat Talaud sejak sebelum Moktar menjabat sebagai Wakil Bupati Talaud hingga kini bertugas di lingkungan Pemprov Sulut.

Tiga Kapal dan Susi Air Jadi Tulang Punggung Transportasi Talaud

Dengan beroperasinya KM Express Cantika Lestari, masyarakat Talaud kini memiliki tiga armada kapal terjadwal untuk rute menuju daratan Sulawesi Utara. Selain kapal baru tersebut, layanan pelayaran juga ditopang oleh KM Barcelona dan KM Gregorius yang beroperasi secara bergantian sepanjang pekan. Di sektor udara, maskapai Susi Air tetap melayani penerbangan reguler ke Talaud beberapa kali dalam sepekan.


Moktar menegaskan seluruh moda transportasi yang tersedia seharusnya dimanfaatkan sepenuhnya oleh masyarakat, mengingat akses yang baik menjadi prasyarat bagi percepatan pembangunan daerah kepulauan.

Konektivitas Perbatasan: Kunci Ekonomi dan Layanan Publik

Moktar menyebut keberlanjutan layanan transportasi laut bukan sekadar soal mobilitas fisik, tetapi menyentuh langsung kebutuhan dasar warga di wilayah terluar.


"Semoga dedikasi dan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat Talaud mendapatkan balasan dan berkat dari Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya, seraya menyampaikan terima kasih kepada para pemilik dan pengelola kapal yang selama ini konsisten melayani wilayah kepulauan perbatasan.


Informasi mengenai pelayaran perdana ini juga telah disampaikan kepada Bupati Talaud, Welly Titah. Moktar berharap penambahan layanan ini dapat mendukung kelancaran roda pemerintahan daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Simbol Kepedulian untuk Wilayah Terluar

Bagi warga Talaud, kehadiran KM Express Cantika Lestari dinilai lebih dari sekadar penambahan armada. Wilayah kepulauan yang berbatasan langsung dengan Filipina ini kerap menghadapi keterbatasan akses ke layanan kesehatan, pendidikan, dan pusat perdagangan di Sulawesi Utara keterbatasan yang secara langsung dipengaruhi oleh ketersediaan jadwal transportasi.

Sebagai Staf Khusus Gubernur bidang perbatasan, Moktar menegaskan pihaknya akan terus mengawal dan mendukung peningkatan layanan transportasi sebagai bagian dari tanggung jawab negara terhadap warga di wilayah terdepan. (Ezra)